bersyukurlah
Allah tiada lupa mengurusi dirimu, lihatlah detak jantung yang tiada berhenti, napasmu yang tiada terhalang..bersyukurlah.
Ketika dia hentikan sesaat detak jantungmu dikala dirimu bersin, dan kembali didetakkannya lagi..
lupakah kau ucapkan alhamdulillah?
Ketika dia hentikan sesaat detak jantungmu dikala dirimu bersin, dan kembali didetakkannya lagi..
lupakah kau ucapkan alhamdulillah?
cobaan
Jika resah dan gundah tatkala cobaan didera, maka kegundahan itu tak ada gunanya.. cobaan tetap mendera, maka bersabarlah.
Cobaan seperti sari-sari makanan yang ditelan lalu tersebar dalam badan, ia tak pasti kembali
Cobaan seperti sari-sari makanan yang ditelan lalu tersebar dalam badan, ia tak pasti kembali
Aib....
Saturday, February 18, 2012
Aib atau rahasia pribadi memang kadang susah-susah gampang untuk disimpan. Kadang tak sengaja kita sendiri yang mengungkapkannya. Curhat tak berkesudahan kepada orang yang ternyata tak mengemban amanah.
Dan kita juga suka lupa bahwa sebenarnya orang lain juga dapat membaca bahasa tubuh kita, nada suara, senyum kita, kesedihan kita, yang akhirnya kesimpulan yang mereka ambil mendekati wilayah rahasia diri kita.
Sisi lain, kitapun senang mengetahui aib orang lain. Rasa penasaran dalam hati menjadi semangat untuk mencari-cari. Kebanyakan dari kita merasa bahwa membicarakan aib cacat atau cela yg ada pada orang lain bukanlah perkara yg besar. Kata-kata terungkap seperti tanpa salah, padahal terselip menjatuhkan.
Kata-kata aib itu kita suka anggap remeh dan buruknya lagi, kata-kata itu meluncur dengan mudahnya dari lisan, sampai lupa diri sendiri tidak sempurna penuh dengan cacat dan cela.
Bukankah kita mulia karena Allah SWT telah menutup aib kita. Bukankah para ulama, para tokoh pemuka itu mulia karena Allah SWT. Iya pikirku, betapa banyak aib dalam diriku yang tak diketahui orang lain, sehingga diriku terlihat mulia di hadapan mereka. Kadang pujian mereka layangkan untukku, itu karena Allah SWT tak mengangkat aibku dalam permukaan. Cukuplah Allah SWT sebagai pembuat keputusan, cukuplah ia yang akan menghinakan.
"Membuka aib orang bukan wilayah kekuasaanmu, ingatlah itu" kataku pada diriku sendiri.
"Jika kita mengetahui rahasia masing-masing. Apa kita akan menemukan kenyamanan?"
semoga menjadi pengingat untukku
Semoga pundakmu kuat menahan beban
Bersabarlah,
cobaan yang datang dari Allah
sebenarnya telah dipastikan kapan akan berakhir.
Tatkala cobaan menghampiri,
tak ada jalan lain untuk menghindari
kecuali bersabar hingga akhir masa cobaan
Jika resah dan gundah tatkala cobaan didera,
maka kegundahan itu tak ada gunanya
Cobaan seperti sari-sari makanan yg ditelan
lalu tersebar dalam badan, ia tak pasti kembali
Cobaan tlah dipastikan kapan berakhirnya,
tak ada guna terus menerus memaksa cobaan berlalu dengan cepat
Berdoa memang wajib dan diperintahkan,
tapi taklah wajar meminta cobaan dipercepat
Pintalah dikuatkan punggungmu,
sehingga kuat mengangkat beban cobaan yg diberikanNya
Biar kaki ringan melangkah membawa beban cobaan,
maka jangan tambahkan bebanmu dengan mengambil dosa-dosa dipinggir jalan
cobaan yang datang dari Allah
sebenarnya telah dipastikan kapan akan berakhir.
Tatkala cobaan menghampiri,
tak ada jalan lain untuk menghindari
kecuali bersabar hingga akhir masa cobaan
Jika resah dan gundah tatkala cobaan didera,
maka kegundahan itu tak ada gunanya
Cobaan seperti sari-sari makanan yg ditelan
lalu tersebar dalam badan, ia tak pasti kembali
Cobaan tlah dipastikan kapan berakhirnya,
tak ada guna terus menerus memaksa cobaan berlalu dengan cepat
Berdoa memang wajib dan diperintahkan,
tapi taklah wajar meminta cobaan dipercepat
Pintalah dikuatkan punggungmu,
sehingga kuat mengangkat beban cobaan yg diberikanNya
Biar kaki ringan melangkah membawa beban cobaan,
maka jangan tambahkan bebanmu dengan mengambil dosa-dosa dipinggir jalan
Subscribe to:
Posts (Atom)

