Hari demi hari Ramadhan kita tapaki,
setiap detik Ramadhan bagai butir mutiara
yang dapat kita tukar menjadi sekeranjang permata
Hari demi hari Ramadhan dilalui,
setiap tutur kata dan sikap diri dapat menjadi tinta emas
yang mengghias lembar sejarah hidup setiap langkah
Hari demi hari Ramadhan pergi, ,
hembusan nafas dan lafadz zikir dpt menjadi gunung kerikil
yang memberatkan timbangan amal kebaikan
Hari demi hari Ramadhan,
jangan selalu pernah kita lelah mengais kebaikannya sampai terbangun
istana megah nan mempesona di syurga sana..
Shiyam hanya akan berarti bagi yang benar-benar membutuhkannya..
apalah arti hidangan lezat yang disodorkan bagi org yang sudah kenyang.
lihatlah bagaimana besyukurnya si lapar ketika mendapatkan santapan makanan,
atau si penderita sakit parah menahun yang mndapat kesembuhan
seperti itulah seharusnya kita menatap setiap tetes nikmat yang tertumpah deras kepada diri..
Tidak ada yang lebih buruk daripada orang yang menyesali kesalahannya setelah habis masa untuk memperbaikinya
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments to Hari demi hari Ramadhan kita tapaki:
Post a Comment