ya Allah kuatkan punggungku dengan kekuatanMu, tuk menahan beban cobaan dan ujian dariMu, karena tak layak hambaMu ini mengatur kehendakMu
kuatkan aku ya Rabb
Wednesday, September 22, 2010
kuatkan aku ya Rabb
ya Allah kuatkan punggungku dengan kekuatanMu, tuk menahan beban cobaan dan ujian dariMu, karena tak layak hambaMu ini mengatur kehendakMu
mengadulah kepadaNya
Friday, June 4, 2010
Yang paling tahu dirimu (aibmu) adalah Allah, lalu dirimu sendiri, lalu orang terdekatmu,maka memohon ampunan dan petunjuklah kepadaNya
Bukan mengadu kepada orang-orang yang tak mengetahui engkau sebenarnya karena dirimu (aibmu) tak benar-benar terbuka kepadanya
Ketika mengadu kepadaNya jiwapun senantiasa jujur akan dirinya (aib) dan hati insyaAllah berniat akan memperbaiki diri
Namun ketika diri ini mengadu kepada yang tak mengetahui dirimu (aibmu), maka nasihat & dukunganpun hakikatnya tak mmbuat dirimu lebih baik
Maka banyak-banyak mengadulah kepada Allah agar mulia, jangan menjadi hina karena mengadu hanya kepada makhlukNya
Bukan mengadu kepada orang-orang yang tak mengetahui engkau sebenarnya karena dirimu (aibmu) tak benar-benar terbuka kepadanya
Ketika mengadu kepadaNya jiwapun senantiasa jujur akan dirinya (aib) dan hati insyaAllah berniat akan memperbaiki diri
Namun ketika diri ini mengadu kepada yang tak mengetahui dirimu (aibmu), maka nasihat & dukunganpun hakikatnya tak mmbuat dirimu lebih baik
Maka banyak-banyak mengadulah kepada Allah agar mulia, jangan menjadi hina karena mengadu hanya kepada makhlukNya
mengadulah kepadaNya
Yang paling tahu dirimu (aibmu) adalah Allah, lalu dirimu sendiri, lalu orang terdekatmu,maka memohon ampunan dan petunjuklah kepadaNya
Bukan mengadu kepada orang-orang yang tak mengetahui engkau sebenarnya karena dirimu (aibmu) tak benar-benar terbuka kepadanya
Ketika mengadu kepadaNya jiwapun senantiasa jujur akan dirinya (aib) dan hati insyaAllah berniat akan memperbaiki diri
Namun ketika diri ini mengadu kepada yang tak mengetahui dirimu (aibmu), maka nasihat & dukunganpun hakikatnya tak mmbuat dirimu lebih baik
Maka banyak-banyak mengadulah kepada Allah agar mulia, jangan menjadi hina karena mengadu hanya kepada makhlukNya
Bukan mengadu kepada orang-orang yang tak mengetahui engkau sebenarnya karena dirimu (aibmu) tak benar-benar terbuka kepadanya
Ketika mengadu kepadaNya jiwapun senantiasa jujur akan dirinya (aib) dan hati insyaAllah berniat akan memperbaiki diri
Namun ketika diri ini mengadu kepada yang tak mengetahui dirimu (aibmu), maka nasihat & dukunganpun hakikatnya tak mmbuat dirimu lebih baik
Maka banyak-banyak mengadulah kepada Allah agar mulia, jangan menjadi hina karena mengadu hanya kepada makhlukNya
kasihankah kita dengan mereka?
Monday, May 10, 2010
Sahabat, betapa sering kita menunda amal dan enggan menyeru kepada yang ma'ruf apalagi mencegah yang munkar hanya karena kita belum merasa cukup kaya, merasa jabatan belum tinggi, masih terlalu cape, masih merasa awam dalam urusan agama, dan seabreg alasan lainnya. Pernahkah kita berpikir bahwa kita akan diberikan kesempatan lagi?
Setelah sekian tahun memeluk Islam, sungguh aneh rasanya jika kita masih berlindung dari kewajiban amar ma'ruf nahyi munkar dengan alasan masih awam dalam urusan agama. Tidakkah kita kasihan dengan mereka yang lalai, tidakkah kita takut saudara kita tersesat, tidakkah kita sedih saudara kita memahami pikiran yang liberal karena mereka mengenal islam dari orang-orang Liberal itu...mana rasa marah kita, ketika agama ini dipermainkan. menangiskah kita ketika adzan dikumandangkan , ketika lafadz iqomah ...Hayya alla shollaaaaa"....hanya segelintir orang yang memenuhinya....Semoga kita diberikan kekuatan agar tidak lagi berlindung di balik kelelahan meraup rizki dunia.
Setelah sekian tahun memeluk Islam, sungguh aneh rasanya jika kita masih berlindung dari kewajiban amar ma'ruf nahyi munkar dengan alasan masih awam dalam urusan agama. Tidakkah kita kasihan dengan mereka yang lalai, tidakkah kita takut saudara kita tersesat, tidakkah kita sedih saudara kita memahami pikiran yang liberal karena mereka mengenal islam dari orang-orang Liberal itu...mana rasa marah kita, ketika agama ini dipermainkan. menangiskah kita ketika adzan dikumandangkan , ketika lafadz iqomah ...Hayya alla shollaaaaa"....hanya segelintir orang yang memenuhinya....Semoga kita diberikan kekuatan agar tidak lagi berlindung di balik kelelahan meraup rizki dunia.
Subscribe to:
Posts (Atom)