Home | Posts RSS | Comments RSS | Login

Bersyukurlah masih ada yang menasihatiku

Sunday, November 1, 2009
Kuakui beberapa hari ini aku kesulitan untuk menuangkan ide dan hikmah yang kudapatkan, baik karena waktu yang tidak pernah ada maupun kemampuan untuk mencari kata-kata. Hari ini, sepertinya Allah kembali memberikan sedikit pemahaman kepadaku dan kemampuan untuk kembali bisa menulis.

Dalam perjalanan ke toko buku yang telah aku dan keluarga jadwalkan 1 (satu) minggu lalu, aku menggunakan jalan tol dalam kota Jakarta untuk mempersingkat waktu. Terlihat jalanan sepi dari kendaraan karena kebetulan memang hari ini adalah hari Ahad (minggu). Kecepatan kendaraan di jalan tol saat itu cukup tinggi, saling mendahului satu sama lain, walau ada beberapa kendaraan yang tetap berjalan santai di jalurnya. Kendaraanku termasuk yang lupa diri dengan keselamatan, memacu kendaaraan dengan cepat. Untunglah aku sempat tersadar ketika tiba di tempat dimana aku pernah mengalami tabrakan beruntun di sana, akupun mengurangi laju kendaraanku.

Dalam catatan kecelakaan jalan tol, jumlah kecelakaan memang cukup tinggi. Tapi lihatlah, ketika ada kesempatan para pengemudi itu (termasuk aku tentunya he..he.he) mengabaikan batas kecepatan kendaraannya. Padahal rambu-rambu cukup banyak di pasang di pinggir jalan tol. Kurangi kecepatan!!, kecepatan maximum 80km/jam!!, jangan gunakan bahu jalan!!, banyak lagi rambu-rambu jalan yang selalu diabaikan.

Iya benar, kita selalu melupakan dan mengabaikan rambu-rambu itu, namun Allah masih sayang sama kita. Walau kita malas melihat rambu-rambu itu, walau kita malas membacanya, masih ada orang lain yang selalu mengingatkan kita atau sesuatu yang mengingatkan.

Dalam kehidupan ini mungkin mirip seperti apa yang telah terjadi di jalan tol itu. Allah telah memberikan rambu atau peraturan untuk menjalankan kehidupan ini dengan Al Quran dan Hadits Rasulullah saw. Tapi, lihatlah tidak sedikit orang yang mengabaikannya. Tapi Allah dengan sifatnya masih menyayangi kita. Dia memberikan jaminan kebaikan kepada manusia-manusia yang beriman untuk memberikan peringatan kepada yang lain.

“Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran (QS 103 Al Ashr 2-3)”

Artinya, sekarang jadilah bagian dari orang-orang yang diberikan kebaikanNya dengan memberikan peringatan kepada orang lain karena masih banyak saudara kita yang telah melupakan rambu-rambu Allah. Termasuk kita sendiri, bedanya kita mempunyai kekuasaan untuk merubah diri kita sendiri dan tentu ada kemauan besar untuk memperbaikinya.

Jika ada seorang polisi yang memberhentikan kendaraan kita, kemudian memberikan peringatan kepada kita bahwa kita telah melanggar rambu-rambu lalu lintas. …maka bersyukurlah masih ada yang ingin mau bersusah payah mengingatkan/menasehati, mungkin sebenarnya Allah telah mengirimkannya untuk kita?, karena Allah menyayangi kita dan tidak ingin kita “menyetir kendaraan” yang akan membahayakan diri kita sendiri bahkan orang lain...insyaAllah kita bisa merenungkannya.


0 comments to Bersyukurlah masih ada yang menasihatiku: