Home | Posts RSS | Comments RSS | Login

Lihatlah hari-hariku!

Sunday, March 4, 2012
Kucoba mengetuk hatiku malam ini dengan pertanyaan “apa gerangan yang telah menimpa saat ini pada mereka yang telah mendahuluiku? sanak-saudara yang telah wafat, teman-temanku yang telah di alam kubur, tetanggaku, orang-orang dekat….ntah, apa yang mereka alami saat ini?

Wallahualam, hanya Allah SWT yang tahu, aku hanya mencoba menerka-nerka dan membayangkan seandainya adzab yang mereka dapatkan, betapa tersiksanya mereka. Iya, aku takut, aku takut tapi tetap kucoba kondisikan jiwaku untuk merasakan kekejaman malaikat yang menyiksa di alam kubur, ular besar yang mematuk-matuk karena lalai mengerjakan sholat.

Ku mencoba mengenang wajah-wajah orang yang kukenal yang telah wafat itu. Terbayang wajah-wajah mereka yang dulu penuh dengan kesenangan, kebahagian dan kesukesan, namun lalai..tapi aku tidak tahu kondisi mereka di sana. Terbayang mereka yang abid, rajin beribadah wajib maupun sunnah…tapi aku tidak tahu kondisi mereka disana. Terbayang wajah-wajah yang sedih karena cobaan yang menderanya…tapi lagi-lagi aku tak tahu apa yang sebenarnya pada mereka di sana. Kuhanya bisa mendoakan mereka..karena aku tidak tahu keputusanNya terhadap mereka.

Sekarang aku hanya tahu timbunan tanah telah menghapus sebagai tubuh mereka. Dahulu mereka sibuk dengan segala kegiatannya, berangan-angan untuk bisa hidup senang di dunia, bermain, tertawa-tawa tetapi mereka lalai dekat dan menghamba padaNya…dan lupa akan mati.

Dahulu mereka mereka gagah kesana-kemari sekarang kaki-kaki itu telah remuk. Dahulu mereka pandai bicara, sekarang lidah meraka telah lenyap digerogoti ulat tanah.

Akupun bertanya lagi pada diri ini, Apakah yang telah aku persiapkan? aku lupa akan kematian, aku memiliki angan-angan yang panjang di dunia ini ?
Astaghfirullah!…..akupun kebanyakan seperti mereka yang lalai.

Lihatlah hari-hariku, tidur disaat malam menjelang, tapi tak tersirat risau tak kembali dibangunkanNya.

Astaghfirullah!…..Lihatlah hari-hariku, pergi bekerja di pagi hati dan sepanjang siang, tetapi tanpa terselip rasa takut jikalau umur tak mencapai sore tiba. Dan lihatlah, aku menyia-nyiakan waktuku untuk kesia-siaan, senda gurau berlebihan, tanpa sadar maut mengintai.

Astaghfirullah!…..Lihatlah hari-hariku, Diriku hilir-mudik kesana kemari, membeli ini dan itu untuk kesenangan diri. Tubuh yang sehat membuatku merasa aman dari maut, padahal ia kadang datang di saat tanpa persiapan. Dan lihatlah diriku yang merasa masih muda dan masih memiliki keyakinan bahwa umur masih panjang dan kematian itu masih lama khan datang.

Hai diriku….lihatlah sekelilingmu !! orang-orang tua bangka sudah semakin sedikit, bukan? …..iya dalam hatiku menjawab, kebanyakan orang-orang telah mati di masa mudanya.

Pada diriku, pada kalian saudaraku yang saat ini sedang bersenang-senang menyaksikan keduniawian, menikmati hiburan dunia, ganggulah semua itu dengan mengingat kematian

0 comments to Lihatlah hari-hariku!: